shut up.

rasanya. akhir-akhir ini saya kebanyakan ngomong.  banyak ngomong hal-hal yang tak berfaedah. saya ingin menguranginya, niat yang terbentuk entah sejak kapan.  tapi tetap saja, mulut saya susah untuk dikontrol. literally maupun laterally.

rasanya saatnya sesekali, atau malah lebih sering lagi menyepi lagi dari segala hirukpikuk ini.  masalahnya, seringkali pula saya malas kemana-mana.  lebih nyaman berada di rumah rasanya.

apapun. prioritas sekarang adalah lebih banyak menutup mulut. dimana pun. sebisanya. terkecuali, mungkin menuliskannya disini. mungkin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *