Impresi yang Subjektif

..beberapa waktu terakhir, saya suka sok-sokan ngasih impresi atas apa yang saya dengarkan via kuping. Ngasih impresinya di grup yang isinya orang-orang yang suka ‘suara’ bagus pula.

Jujur, sebenarnya saya keder sendiri saat bikin impresi, soalnya apa yang saya tuliskan itu benar-benar subjektif, sesuai dengan apa yang saya rasakan, yang jelas sekali referensi saya sangat terbatas juga.  Lebih-lebih saya masih tak bisa ngasi istilah-istilah teknis yang rada njelimet kui.

Makin keder lagi, akhirnya pada ngasih komentar, minta komparasi dengan ini itu, hedeh.  Mudah-mudahan pada ngerti bahwa indera seseorang punya sensitivitas yang beda-beda. Membagi impresi yang saya rasakan, tak lebih menuliskan dan menyimpulkan kembali. Dan sekali lagi teramat sangat subjektif, lha respondennya saya sendiri, merangkap analis dan penulis #halagh

Leave a Reply