memang tidak seharusnya

..atau memang seharusnya.

Jadi, semenjak lulus S2 di 2005, saya mengajukan proposal ngajar di beberapa universitas sini, negeri dan swasta, ceritanya mau belajar ngajar.  Dari beberapa, rasanya cuma ada satu instansi yang memberikan balasan, yang menyatakan bahwa mereka sudah tak memerlukan tenaga tambahan.  Sisanya, entahlah, tak ada feedback sama sekali.  Tak sopan ckck

Kemudian, setahun yang lalu, saat baru lulus sekolah di Jogja, seakan tak kapok, saya kembali mengajukan proposal ngajar ke beberapa lembaga pendidikan.  Dan sampai sekarang juga tak ada respon sama sekali.  Seorang sahabat, yang dekat dengan dunia itu, semenjak dulu, bahkan memang sudah tak memberi respon positif sama sekali.  Entah karena apa.

Lalu saya berkaca. Cukup lama.  Dan berkesimpulan, mungkin memang tidak seharusnya saya disitu, cuma demi entahlah sudah.  Mungkin saya harus belajar dengan cara yang lain di tempat lain, bukan di tempat para akademisi berkumpul.

Mungkin saya memang tak punya kompetensi untuk itu.

4 thoughts on “memang tidak seharusnya”

  1. mungkin saat-saat ini dikau memang lebih dibutuhkan di tempat lain om, jadi belum dikasih jalan. ngga tau tahun depan atau tahun depannya lagi. tunggu aja.

Leave a Reply