jarak, waktu & pesta
30 December 2008 - Filed under sesuatu
melangkah dari satu titik ke titik yang lainnya,
dari awal keberangkatan, sampai ketitik akhir tujuan
yang mempengaruhi adalah kecepatan dan percepatan
kalau kecepatan adalah jarak yang ditempuh selama waktu perjalanan
sedangkan percepatan adalah jarak per waktu kuadrat,
percepatan positif, hal ini menunjukkan bahwa kecepatan benda yang mengalami percepatan positif ini bertambah
masalahnya adalah
perjalanan kita di dunia ini,
yang kita tahu adalah cuma titik tolaknya,
titik awalnya, yaitu kelahiran kita,
titik akhirnya, ending of our story in this world,
tak ada yang tahu secara pasti,
kecuali Sang pencipta waktu itu sendiri,
akhirnya siapa yang akan dapat mengira kecepatan kita melangkah ?
tak ada !
ataupun misalnya malah mendapatkan percepatan menuju titik akhir,
siapa yang akan tahu ? no one !
.
makanya saya fikir,
jikalau dalam perjalanan ini,
banyak rintangan, banyak sedih, banyak luka,
itu wajar, karena untuk itulah kita hidup,
makanya, hidup adalah hanyalah perjalanan singkat
dan semua jarak bergantung pada waktu,
.
alangkah sia-sianya hidup ini rasanya,
kalau digunakan untuk berlama-lama mengutuki nasib,
menangisi sepenggal episode yang akan terus berlanjut,
.
ayolah,
kita tak pernah tahu dimana letak batas timeline kita
nikmati waktu ini,
dan buat perjalanan singkat ini punya arti
pesta tak akan berlangsung selamanya,
buat yg lagi dan masih sedih di pagi ini
cerahkan segera hati kalian![]()
2008-12-30 » warm



30 December 2008 @ 10:49
“Life is a journey”
Sebuah perumpaan makna hidup yang bagus, dan dalam. Saya setuju dengan pemaknaan tersebut. Hidup harus kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Salam kenal juga.
30 December 2008 @ 12:09
semua akan berpulang pada NYA
30 December 2008 @ 12:43
sedih senang semuanya sudah bagian dari hidup. dan semua itu hanyalah kesementaraan…
saat ini ga ada yang bisa dilakukan selain bersabar
30 December 2008 @ 12:59
Saya sudah punya draft posting yang serupa dengan tulisan ini…
Tinggal tunggu waktu buat publish. Huhu…
30 December 2008 @ 13:18
ah iya om, iya…
tapi saya menduga penggunaan kata timeline akibat pengaruh plurk! :P
30 December 2008 @ 13:18
dulu2an posting
30 December 2008 @ 13:36
untuk hari-hari baik yang kulalui
membuat kehidupan itu indah
tetapi tidak seindah hari ini…
30 December 2008 @ 15:29
kesedihan …………….
30 December 2008 @ 16:09
semoga hari esok akan lebih baik
30 December 2008 @ 16:18
saya pernah baca kalimat begini:
Daripada mengutuk di dalam kegelapan, lebih baik menyalakan lilin.
30 December 2008 @ 18:31
life must go on.
no matter what…
so, keep on smilling..
..because the future is yours
30 December 2008 @ 20:29
Btw btw btw…
Itu “niez-nya adit” bukan “mas”, tapi “mbak”…
Memang benar kata banyak blogger, banyak yg tertipu dengan ID “adit-nya niez” dan “niez-nya adit”…
30 December 2008 @ 20:40
saya ceria ^_^v selalu ada celah menemukan apa yg hrs disyukuri
30 December 2008 @ 21:15
kok saya merasa berdosa setelah baca postingan ini. agh…..
30 December 2008 @ 23:11
melalui kemarin..
menghadapi hari ini..
menyongsong esok..
itulah yang kita hadapi dikehidupan
whatever happen just never give up to be better.. better.. & better..
keep up the spirit..
====
makasih info ttg USB Disk Security, ini saya bahas di postingan terakhir. mohon diinfokan lagi kalau ada kekurangan..
thanks