delapan belas

:18 tahun yang lalu.  saya memutuskan nikahin perempuan yang sudah saya pacarin selama  kurang lebih delapan tahun.  walau dari delapan tahun itu, mungkin kepisahnya sekitar tujuh tahun, kejar-kejaran bertahun-tahun.

baru beberapa bulan proposal saya jadi pacarnya akhirnya diterima, tak lama pula kemudian saya lulus sekolah dan harus meninggalkannya untuk nerusin kuliah yang berjarak lumayan dari sekolah.

setahun kemudian, gantian dia lulus sekolah dan kuliah di bagian barat pulau seberang. tiga tahun kemudian, nerusin lagi ke timur pulau.  bisa ketemu paling cepat satu semester sekali, tak jarang cuma setahun sekali, sisanya surat-suratan, sesekali telponan.

begitu terus, sampai akhirnya sama-sama lulus kuliah.  sama-sama merintis kerja. apalagi.

begitulah. semoga dia terus bisa sabar mendampingi saya.

8 thoughts on “delapan belas”

  1. ….Ternyata tampaknya mulai sekarang saya tidak boleh memanggil “Om” lagi, melainkan “Pakdhe”. Huhu. Lha kok usia pernikahannya kalau ditambah satu periode pemerintahan Presiden saingan dengan kayak umur saya :))))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *