Ngopi.

tadi pagi, ada seorang kawan, bilang (mungkin untuk yang kedua kali) bahwa ingin pinjem dan ngopi (proposal) disertasi saya.  jawab saya: enak aja!

bagaimanapun, itu adalah hasil proses, jadi aduh, kenapa saya pelit begini.  tapi kalau tidak begitu, bagaimana dia bisa menghargai sebuah proses.

lagian, hardcopy disertasi saya tersedia kok di perpustakaan, jadi bisa dipinjem toh.

kemudian, barusan saya baca kisah sedekah lagi, rasa malu menusuk lagi.  saya rasanya akhir-akhir ini banyak keinginan, banyak minta, walau secara tak langsung pada Sang maha, tapi di sisi lain, saya rasanya banyak kurang dalam hal memberi.

saya pikir, mungkin itu juga salah satu pemicu sifat emosian saya yang rasanya semakin menjadi, dan ya saya perlu anger management sepertinya.  Menghela emosi negatif tak semudah yang saya pikirkan, walau terkadang saya masih bisa meredamnya.

mungkin, rajin-rajin menulis seperti ini, paling tidak bisa jadi cermin dan pengingat, akan hal-hal tidak baik tentang saya, biar sedikit banyak bisa nyadar diri..

Kamis ini.

..sebenarnya hari ini, saya harus mendampingi bos ke acara pertemuan dengan anggota DPD, tapi saya pikir, membaca sekilas, cuma masalah yang dicari-cari oleh para perwakilan daerah itu supaya ada kunjungan, iya saya mikir se-skeptis itu.  Soalnya masalah yang diangkat sebenarnya sudah mendekati titik terang-begitu informasi dari teman sejawat yang saya terima.

hari ini juga, sebenarnya saya ikutan kawan-kawan satu kantor, ke sebuah kecamatan, untuk pesta duren.  Mungkin pesta, mungkin cuma makan beberapa biji bareng-bareng seperti beberapa minggu yang lalu entahlah.  Palingan seperti itu lagi, ya saya mikirnya sepesimis itu.

tapi syukurlah, dua hal di atas, secara tak sengaja saya hindari.  Kepala saya entah kenapa terasa berat sedari tadi malam sampai tadi pagi, ditambah hidung yang basah, meler dan terkadang mampet.  Badan dan pikiran saya juga sampai titik malas.  Entahlah.  Jadi saya pikir, baiknya istirahat saja lah di rumah.  Body yang lagi manja ini saya pikir, bisa dijadikan pembenaran untuk lepas dari acara di atas.

sepagi tadi, sedikit berbohong sih sama bos.  Bilang bahwa saya ijin tak masuk kantor karena ada urusan keluarga mendadak.  Dalam pikiran saya, urusa mendadak itu adalah, ada anggota keluarga yang lagi tak enak body, dan orang yang dimaksud adalah saya sendiri, mbulet yo?  Daripada ngaku sakit yang sebenarnya tak terlalu sakit juga, kan memalukan juga.

sendirian sekarang, malah kepikiran untuk ngedit kerjaan..

mengurangi getaran thunder 125

jadi, thunder 125 merah yang saya pakai itu, bermasalah saat kecepatan di atas 50 km/jam.  Getaran mesin sangat terasa, tangan terasa kesemutan saat saya coba pakai agak lama.

Akhirnya cari referensi.  Gugling. Ketemu beberapa cara mengurangi getaran itu.  Terutama getaran mesin dan setang.

Ada beberapa cara praktis yang saya pakai:

  1. Ganti oli Castrol active
  2. Pakai pertamax (mungkin nanti saya ganti pertalite lagi)
  3. Pasang raiser, itu biar setang posisinya gak tinggi (mungkin bakal saya ganti juga, ganti yang bentuknya lebih rapi.  tapi kemungkinannya kecil, sih)
  4. Pasang jalu setang / bar end.

Lumayan, sekarang getaran terasa jauh berkurang.  Gas terasa lebih enteng, gigi 4 aja sudah mampu di atas 70 km/jam tanpa merasakan getar di tangan yang sebelumnya terasa mengganggu.

Sebagai tambahan, kebetulan honey dapet bonus benda bernama MGI turbo untuk motor.  Saya pasang aja sekalian.  Tampaknya memang berpengaruh lumayan untuk pengapian.  Tapi sungguh.  bagian ini bukan iklan.  Saya menilainya dari pas starter pagi hari, biasanya hidup bentar terus mati lagi, sekarang tak lagi seperti itu lagi, starter, gas sekali, udah beres.

Haduh, jelek sekali postingan ini.

 

Mama.

Saya manggil ibu saya dengan sebutan mama. Panggilan yang jamak di kampung saya.

Rasanya tak pernah saya bercerita tentang mama saya di sini.

Mama adalah guru sekolah dasar, yang baru saja pensiun enam tahun yang lalu. Guru yang pola pikirnya begitu lurus dan sederhana..

Kemarin sore, mama minta dijemput, minta nginep di rumah adik, yang rumahnya tak begitu jauh dari rumah saya. Biasanya mama suka begitu saat merasa badannya kurang enak, dan batuk mama sedang parah.

Setelah dijemput, dianter ke rumah adik. Saya pamit pulang.

Sampai tadi malam, jam satu dinihari tepatnya, adik saya nelpon, kalau mama sudah di rumah sakit karena sakitnya mendadak makin parah.

Sesampai rumah sakit. Di ruangan paru. Mama sudah dipasang oksigen. Sudah sangat payah.

Dan bersama adik dan abah. Tepat jam dua dinihari, mengantar mama berpulang ke Maha Pencipta..

..saya tak lagi punya tempat bersimpuh untuk memohon doa..

..innalillahi wainnailaihi rojiun..

masalah sound driver lenovo ideacentre

judulnya seakan-akan postingan berbayar, padahal tidak..

jadi, saat sedari awal kerja di tempat baru ini, belum ada komputer yang bisa saya pakai untuk sub bagian saya, karena ajaibnya katanya dipinjem sama orang terdahulu dan belum dikembalikan.  Lha, barang kantor kok ya dianggap properti pribadi gitu, ada-ada sahaja..

lalu, atas ide kawan, agar mengakuisisi pc big boss yang konon katanya sudah setahun nganggur ga disentuh-sentuh.  saya pun memberanikan diri untuk makai barang nganggur itu, untungnya beliau itu mempersilakan saja, jadi saya angkut lah, pc al-in-one lenovo dengan seri aio 300-22isu itu.

dan baru beberapa saat barusan saya sadar, kalau ada masalah dengan sound driver.  Akhirnya nyari di web lenovo, donlot driver trus instal.  Berhasil bunyi!  tapi masalahnya, saat nyolok earphone, kok ya sunyi senyap.  Nyoba headset temen juga gagal.

gugling bentar tak jua menemukan jawaban yang memuaskan, sampai akhirnya memutuskan untuk nyari sana sini lagi, sampai akhirnya ketemu downloadcenter-nya intel itu.  download, trus instal ulang sound driver.  Alhamdulillah, akhirnya headset eh earphone akhirnya bisa dipakai lagi..

begitulah, kejadian sepagi menjelang ini akibat kantor sepi, ditinggal orang-orang nyari durian, sungguh kejam sekali, awas kalian ya, tunggu pembalasan saya ntar #lah ..

2018.

tahun baru ini, ingin membaca dan belajar lebih banyak lagi.  Tapi belum apa-apa, sudah harus perang dengan rasa malas ini.  Sementara kerjaan yang sebenarnya tak begitu padat dan sulit juga sebenarnya, tapi dibikin rumit oleh beberapa orang, mungkin juga oleh saya juga.

beberapa waktu lalu, dikasih tau soal proses ATM-amati-tiru-modif oleh tetua kantor, terkait rencana sedikit inovasi kerjaan, entahlah bisa terwujud apa tidak.  Sebenarnya soal kerjaan ini, rada males kalau selalu terkendala dan, budget dan sejenisnya.  Maunya yang sederhana dulu dan memberdayakan sumberdaya yang ada.

Ujug-ujug saya malah teringat apa kata Banksy :

jadi, mikir gimana supaya tidak stuck gini.  sementara niat ngirim propose untuk ngajar aja belum kesampaian juga ergh mudahan besok deh.

ya ini masih tanggal 10, kawan.  januari pula. tapi pikiran sudah berkelana tiga bulan ke depan..