…Bicara Keadilan
10 November 2009 - Filed under sesuatu
Asli tadinya saya bener-bener berniat istirahat nulis disini.
Barang sebentar.
Tapi anehnya begitu niat itu ditancapkan, yang ada malah keinginan untuk menulis yang makin aneh.
Tadi siang, saya dan honey, berkunjung, ah membesuk tepatnya, seorang sahabat. Yang lagi tak berdaya di sebuah rumah sakit.
Sang ayah lah, yang berulangkali menelepon temannya honey, menyampaikan pesan, agar menjenguk anaknya.
Bayangkan saja, satu minggu berlalu, dengan dua kali cuci darah.
Ginjalnya sudah tidak bias berfungsi dengan baik, sampai-sampai minum air pun dibatasi maksimal cuma sampai 500 ml per hari, kalau nggak, ginjalnya bakal membengkak.
Belum cukup deritanya, ternyata ditambah komplikasi dengan jantung dan dua penyakit lain lagi yang saya lupa namanya, dan juga tidak berniat untuk mengingatnya lagi.
Yang menjadi miris, saat dijenguk tadi. Saya pun seperti tidak dikenalinya lagi. Sepertinya setengah sadar.
Ah. Sungguh saya benci dengan acara menjenguk orang yang lagi sakit.
Tidak tega melihat penderitaan orang.
Tadipun, setelah ngomong singkat. Saya keluar ruangan, mencari udara bebas, menghela nafas.
Saya tahu persis kehidupan kawan saya itu.
Jauh dari berkecukupan.
Kadang, melihat keadaan seperti ini.
Saya seperti tidak melihat batas keadilan di atas dunia ini.
Ribut-ribut di luar sana, soal koruptor yang seakan menjadi raja.
Sementara di sekujur rumah sakit tadi, beragam sakit berbaur.
Kontras sekali…
Tapi setelah ingat bahwa Tuhan yang Maha Adil.
Barulah saya bisa berfikir, bahwa kadang rahasia-Nya cukup dirasakan, dipelajari, dan disaksikan. Lalu berusaha mengambil hikmah banyak-banyak dari sgala yang terasa nggak adil.
Kawan, smoga kau cepat sembuh, dan selalu yakin kalo Dia Maha Pengasih ..
2009-11-10 » warm
10 November 2009 @ 08:20
Semoga cepat sembuh ya temannya ..!
10 November 2009 @ 09:32
kadangkala keadilan Tuhan tak mudah untuk dimengerti apalagi diterima oleh nalar kita,
semoga kawannya lekas sembuh ya
10 November 2009 @ 10:03
pertama saya ikut prihatin atas derita temenmu itu ,,,,
aku ikut mendoakan smoga lekas sembuh dan bisa kembali normal…
ketentuan Tuhan jika tdk kita fahami dengan bijak, sabar lagi ikhlas pastilah negatif thinking yg muncul, tapi yakinlah akan kuasa Tuhan…
Salam
10 November 2009 @ 11:30
semoga sahabatmu diberi yang terbaik oleh Yang Maha Kuasa ya Om…
10 November 2009 @ 11:43
Tuhan tak akan menimpakan musibah kepada makhluknya, melainkan selalu ada hikmah di baliknya.
semoga kawannya lekas sembuh ya mas..
10 November 2009 @ 13:57
Semoga cepet sembuh buat temannya omm warm
btw .. kata org .. kalau Tuhan memberikan cobaan sakit itu, akan melunturkan dosa² si sakit ..
10 November 2009 @ 14:34
Teman bang warm moga dikasih kesabaran dan kekuatan yah, moga cepat sehat dan pulih
10 November 2009 @ 14:47
Kadang nalar kita tidak cukup untuk menjangkau keadilan Tuhan.. tapi semoga selalu ada hikmah dan manfaat dari setiap ketidakadilan dimata kita..
lam kenal, Om. Berkunjung dan aku follow yahh..
10 November 2009 @ 17:49
seperti lag iwan fals..
“sebab keadilan…
bukan untuk diperdebatkan…”
entahlah.. tapi selama ini ’sepertinya’ hanya mereka ‘yang beruntung’ yg dapat merasakan keadilan… seperti saya yang bisa ngenet enak, makan 3x sehari…
entahlah.. tuhan maha adil.. kita-lah yang harus berfikir
10 November 2009 @ 18:10
Lama tak berkunjung kesini,
namun kunjungan kali ini saya mendapatkan sebuah makna hidup..
11 November 2009 @ 00:31
Cepat sembuh dangsanak..
11 November 2009 @ 23:30
semoga temannya lekas sembuh… kata orang pinter God works in mysterious way.
salam kenal ya om…
12 November 2009 @ 10:29
katanya sih, kalau mulai mengeluh dan mengeluh terus tentang hidup yang kita jalani, coba pergi ke rumahsakit, bahkan kalau ada kerabat yg dirawat di ruang UGD, lebih bagus buat ditengok, sekalian mengingatkan kita, untuk tetap bersyukur akan hidup kita.
Tapi ya sama Om, saya yg ada gak kuat, gak tega, ‘nyesek’ liatnya, terlebih lagi, saya gak bisa berbuat apa2…hanya sebait doa yang tulus, semoga temennya diberi kesembuhan tanpa rasa sakit, dan kekuatan untuk tetap tabah.
Kadang, kita memang harus terima, bahwa hidup tidak adil…