Spontan Saja
6 November 2009 - Filed under auk
Terlalu banyak minta pendapat, kadang tidak baik juga, paling tidak buat saya.
Kadang memang perlu second opinion untuk menentukan satu hal. Tapi kalo ditambah lagi dengan 3rd, 4th, dan seterus-seterusnya.. Malah terasa makin aneh.
Tapi yang lebih penting, mungkin spontanitas, dan kecepatan dalam mengambil keputusan.
Nekat dan berani ambil resiko.
Tapi sudah satu bulan, dan saya belum memutuskan apa-apa.
Jalan di tempat, malah iya.
Kesimpulannya, tetap.
Terlalu banyak pertimbangan,
malah menjadi tak seimbang.
Lieur …
2009-11-06 » warm
6 November 2009 @ 09:16
jiwa mudanya sudah mulai luntur itu, spontanitas diganti dengan penuh pertimbangan, agar keputusan tak bercela
jiwa muda saya luntur ? tak kan pernah, anak muda
tapi untuk hal yang satu ini, saya memang nggak bisa spontan gitu aja kayaknya
6 November 2009 @ 11:47
kalau perlu paka analisis SWOT dulu om, lebih besar mana keuntungan dibandingkan kerugiannya melihat tantangan dan peluang yang ada.
hehehe,melebay…
6 November 2009 @ 15:20
Spontan, Uhuy! Eh…
6 November 2009 @ 15:48
masalah keputusan ini yg hrs dipikirkan matang2 .. benar Om Terlalu banyak pertimbangan,
malah menjadi tak seimbang.
6 November 2009 @ 16:10
Lanjutkan !!!!!
6 November 2009 @ 16:18
Ayo Pilih aja salah satu om….. kalau salah ya jadi pelajaran *beralibi manusia tempatnya salah dan khilaf*
6 November 2009 @ 16:50
lakukan saja yang paling menarik. toh jika ternyata salah bisa diulang lagi dari awal… gak pernah terlambat, ya kan ?
6 November 2009 @ 19:29
lempar coin untuk menentukan pilihan
7 November 2009 @ 07:56
spontan tapi harus tetap pake pertimbangan lho om
7 November 2009 @ 15:00
lieur teu ereun ereun nya om… :-)
7 November 2009 @ 15:04
jadi denger pendapat orang seperlunya aja?
7 November 2009 @ 15:48
Ambil keputusan juga kadang nggak perlu waktu lama, bang. Cukup, secukupnya dipikirkan dan dipertimbangkan… putuskanlah… denger2 kata orang tua nih; terlalu lama mikir jadi busuk (kayak buah ya?), terlalu cepat mikir jadi buruk… kata Vetty Vera; sedang2 sajaaa *cengkok dangdut* wkwkwkwkw… candaaaaaa…
met wiken
7 November 2009 @ 21:46
walah, samaaa!
Pinginnya ada pertimbangan dari orang lain, kali2 opini kita banyak kurangnya. Tapi, kalau terlalu banyak, malah jadi ragu untuk ambil keputusan…**ikutan lieur**
Kalau saya, trashback lagi, tujuan awal saya apa, dan akan saya ikuti saran2 yg mendukung ke arah itu. Smoga membantu
8 November 2009 @ 16:02
kok saya banget ya?
kebanyakan nimbang2.
malah akhirnya gak mutusin apa2 sama sekali.. fuih..
8 November 2009 @ 16:16
Yang terpentig itu YAKIN sama diri sendiri …
9 November 2009 @ 01:30
ah ndak usah berpikir terlalu panjang suhu…
kayak posting itu loooohhhh…
tanpa pikir panjang, ngetik, langsung meluncur publish begitu saja..
bukankah resikonya akan jauh lebih sedikit daripada mikir kelamaan?
**ampun suhu,,lagi sok tau** :p
9 November 2009 @ 04:55
the best way to do it is to do it
9 November 2009 @ 11:10
betul, terlalu banyak minta pendapat sana-sini, terlalu banyak mikir dan menimbang malah seringakali berujung pada kebimbangan, kebanyakan pilihan malah membingungkan, kadang perlu kenekatan, begitu ingin melakukan sesuatu, lakukan saja, maka banyak kejutan menanti kita di depan sana
*ini komen sebetulnya ditujukan buat diri sendiri, tapi karena disini lagi nulis soal ini ya, skalian aja deh*