Content

berbagi jejak…

Hanya Alat

5 February 2010 - Filed under auk

Teringat dengan kata-kata pembimbing tugas akhir saya waktu menyelesaikan tahap akhir kuliah beberapa tahun yang lalu.

Waktu itu saya sedang menyusun dasar untuk penelitian, saat memasuki tahap metode penelitian. Beliau berpesan begini

kamu harus ingat ya, statistik itu cuma alat, cuma suatu cara untuk mencari hasil penelitian.  yang paling penting adalah kesimpulan dari segala proses penelitianmu itu, apa sih yang sebenarnya yang ingin kau cari dan apa yang sebenarnya yang telah kau dapatkan

Kalimat sederhana itu muncul dari sesepuh statistik lulusan Inggris dengan ringan, dan kata-katanya membuat saya jadi berfikir ringan, bahwa yang penting dalam pencapaian sesuatu adalah mengerti akan hakikat tujuan yang ingin dicapai.

Akhirnya, pencerahan beliau menjadikan statistik bukan lagi menjadi hal yang terlampau rumit, apalagi sekarang sudah banyak tools yang membantu pengerjaan hitung-menghitung itu :)

Sebenarnya sih yang paling menarik adalah,
makna dalam dari kata-kata beliau itu,
bahwa dalam menjalani apapun di atas dunia ini,
mungkin penting bagaimana mempelajari cara untuk mencapai tujuan
tapi lebih penting lagi mengerti apa sebenarnya tujuan itu.

Contohnya ya kadang tujuan punya telepon genggam hanyalah untuk menelepon dan sms-an
tapi lah kok membeli handphone multifungsi, yang tidak semuanya bisa difungsikan secara maksimal.

Eh itu cuma salah satu contoh,
bagian utamanya adalah terkait dengan hidup di atas dunia ini,
semua yang melekat pada kita, apa yang kita pakai, kita gunakan, kita makan,
itu smua hanyalah salah satu jalan, salah satu cara
untuk menjadikan hidup ini benar-benar berarti.

Lalu ?
ya kembali lagi ke hati masing-masing,
apa sih tujuan hidup di atas dunia yang singkat ini ?

tentunya masing-masing manusia punya jawaban yang beda-beda,
dan hanya individu itulah yang tahu akan jawaban dari pertanyaan itu.

*hmmm knapa jadi mumet gini eh ..

Tagged:

2010-02-05  »  warm

Talkback x 12

  1. Ina
    5 February 2010 @ 15:36

    Hidup utk makan dan makan utk hidup. :D

    *males diajak mumet*

    Hai ommm..pa kbr?

    ReplyReply
  2. Zian X-Fly
    5 February 2010 @ 16:09

    Sebagian orang kan punya hape keren gunanya ya buat gaya. Nah, gaya itulah yang mungkin dicari mereka.

    ReplyReply
  3. ALRIS
    5 February 2010 @ 16:48

    Nasehatnya dalam, bro.
    Salam kenal

    ReplyReply
  4. ridu
    5 February 2010 @ 18:17

    berarti berorientasi pada hasil ya bukan pada proses :D

    ReplyReply
  5. deeedeee
    5 February 2010 @ 22:04

    kok saya jad ikutan mumet yah bacanya om *mulai disorientasi akan tujuan hidup :(

    ReplyReply
  6. fajrin
    6 February 2010 @ 05:19

    saya ingat dosen pembimbing saya waktu nyusun…
    inti dari tulisan adalah bab satu.
    Jadi kalau Bab stunya beres, insyallah yang laen ikutan beres katanya.

    ReplyReply
  7. narno
    6 February 2010 @ 09:12

    jika tujuan sudah dicanangkan dengan jelas, maka alat tinggal mengantarkan kita menuju tujuan itu

    ReplyReply
  8. duniafannie
    6 February 2010 @ 11:43

    ng..ng.. tujuan hidup ya?
    ngng… gitu deh..
    *males mumet jugak*

    ReplyReply
  9. zulhaq
    6 February 2010 @ 12:22

    hidup itu untuk dinikmati prosesnya\
    sambil mengumpulkan bekal tuk hari nanti

    ReplyReply
  10. queen
    7 February 2010 @ 15:24

    makanya kalo gak ada tujuan bisa terombang ambing ya om

    yaealahhh

    doh !!!

    ReplyReply
  11. sugiman
    8 February 2010 @ 14:51

    Dan jawabanya adalah….
    opo om….:D

    ReplyReply
  12. warm
    8 February 2010 @ 23:06

    @Ina: kabar baik, na :)

    @Zian X-Fly: mungkin ..

    @ALRIS: salam juga

    @ridu: dua2nya lah :D

    @deeedeee: hloo jangan lah :)

    @fajrin: bab I dan bab kerangka fikir, yg nggak ada dulu :(

    @narno: nah, betul :)

    @duniafannie: ah kau :)

    @zulhaq: yup ! :)

    @queen: iya betull :)

    @sugiman: opo ae :) D

    ReplyReply

Share your thoughts







;)) :(( :D :grr: :) more »