Content

berbagi jejak…

membayangkan Prita Mulyasari

2 June 2009 - Filed under sesuatu

…..pasal 27 ayat (3) UU ITE itu berbunyi “Setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan penghinaan dan/atau pencemaran nama baik.”

..dan atas tuduhan pencemaran nama baik itu pula, seorang perempuan bernama Prita Mulyasari, yang juga ibu dari dua orang anak-anak yang masih perlu perhatiannya, ditahan di Lapas wanita Tangerang.

Padahal apa yang dia lakukan hanyalah bercerita tentang masalah buruknya pelayanan kesehatan di rumah sakit tempat dia dirawat hingga mengakibatkan salah penanganan. Dan ujung-ujungnya bukannya sembuh dari sakit, malah menimbulkan masalah baru.

Logikanya kan, kita sebagai klien atau konsumen, wajar kalo mengeluh atas pelayanan yang kita terima, yang notabene tidak seperti semestinya. Dan kalo produsen ataupun penyedia jasa yang kita complain tidak memberikan tanggapan yang semestinya, kepada siapa lagi kita mengadu ?

Konsumen selalu menjadi pihak yang lemah.

Insiden ini juga seolah-olah menjadikan pernyataan, kalo kita nulis sedikit saja mengenai sesuatu yang menyentil pihak lain, dan yang disentil gak terima, kita bisa dituntut pidana.

Jadi kalau menulis keluhan saja tidak boleh, menulis apa lagi yang halal di negeri ini ?

Semoga saja masalah ini tidak berlarut-larut lagi, saya kasihan dengan Prita yang sebetulnya adalah pihak yang dirugikan.
Semoga semua pihak yang menangani kasus ini bisa berfikir lebih jernih lagi, dan bisa melihat dari semua sisi hukum.
Dan juga pihak rumah sakit yang merasa dicemarkan bisa lebih bijak lagi atas masalah ini.

dan mungkin selain berdoa, yang punya account fesbuk semua bisa mendukungnya lewat cause di sini. ataupun nulis macam  Ndorokakung, Tikabanget, masgolekrestlessangel, ardifa, mbok venus, galeskha, maleakhi, karimuddin, victor , ina, imam, dilla, oelpha dan banyak lagi yang lainnya…

Biar semua mata melihat, semua telinga mendengar dan semua hati merasakan apa yang dialaminya.

Tagged:

2009-06-02  »  warm

Talkback x 27

  1. Wawan
    2 June 2009 @ 09:47

    kenapa mereka itu takut dikritik, dan kenapa pihak yang dirugikan malah harus dipenjara.
    apa sebaiknya mereka itu bersyukur kalo RS bertaraf internasional masih ada yg memperhatikan apa yang seharusnya mereka benahi

    menanyakan hak skarang tampaknya bukan hak bagi kita

    ReplyReply
  2. eoin
    2 June 2009 @ 12:27

    bisa di praperadilankan itu… keparat emang hukum di Indonesia.. anjrit!!

    sabar mas, proses peradilan masih berlanjut, smoga beliau bisa bebas dari tuduhan itu :|

    ReplyReply
  3. oelpha
    2 June 2009 @ 13:24

    makin sulit saja jadi rakyat kecil di negeri ini.

    *packing pindah ke timbuktu*

    iya susah plus menakutkan,
    saya bantu packingnya ? :|

    ReplyReply
  4. aidicard
    2 June 2009 @ 15:14

    huh.. rakyat kecil makin ditindas aja di negeri ini.. tu pihak rs ga punya nurani kali ya..

    entahlah, mas.. :|

    ReplyReply
  5. Ina
    2 June 2009 @ 16:17

    om…mau dijemput pake mobil apa?

    saya naik angkot saja, na :|

    ReplyReply
  6. ardianzzz
    2 June 2009 @ 17:29

    emang selama ini kan kayak gitu.. udah sok bikin uu ite padahal pengguna internet di negri ini cuma beberapa persen.. trus roy suryo kepilih jadi dewan lagi :(

    ah males ngomongin bapak yang inisialnya nyama-nyamain saya itu :|

    ReplyReply
  7. geRrilyawan
    2 June 2009 @ 18:06

    mencemarkan nama baik kan kalau berita yang diangkat nggak benar….lha kalau benar dan memberi info kepada orang lain agar hati-hati dan waspada kan malah membantu…
    mau lewat jalur hukum, juga malah masih dipertanyakan keberpihakan hukum kita ini…

    bebas untuk hal yang positif pun kok jadi berbahaya ya kesannya. suara kita tersendat jadinya….

    wah repot…mudah-mudahan jalan terbuka untuk mbak Prita Mulyasari.

    makanya perlu ada cek & ricek, kan ? bukan maen tangkep aja

    ReplyReply
  8. deeedeee
    2 June 2009 @ 18:23

    hoaaah! gara2 curhat di internet jadinya ditahan polisi,,,,

    haduuh! kok begini sih?! kebebasan kita makin terkungkung donk kalo begini adanya! :(

    iya jadi aneh gini, dee :|

    ReplyReply
  9. Eyang
    3 June 2009 @ 00:39

    Aku jg nulis kang. Andai punya kuasa, aku jitak tuh yg menahan prita. Semprul, coba mereka ngalami apa yg dialami prita!!

    mantap, bos .. smoga mereka insyaf ..

    ReplyReply
  10. Another Side of Me
    3 June 2009 @ 00:43

    Jangan Sakiti Wanita…

    Belum selesai kasus tentang Manohara Adelia Pinot yang mendapat masalah dengan suaminya yang seorang pangeran dari negeri jiran, sekarang ada lagi kasus  tentang seorang ibu muda yaitu Ibu Prita Mulyasari yang ditahan karena ‘mengeluh’ pad…

  11. Farry
    3 June 2009 @ 09:14

    Dimana hak kita dalam perlindungan konsumen………. mengapa keluhan konsumen selalu diberangus oleh para kapitalis……… mana peran lembaga perlindungan konsumen dan komnas HAM ……… apakah semua aparat di negeri ini selalu membela kapitalis……… ataukah saya yang menulis ungkapan hati ini pun akan diperkarakan……….. Mari kita galang dukungan untuk membela Ibu Prita…………………………………..

    smoga smua membaik ya

    ReplyReply
  12. Faried
    3 June 2009 @ 10:00

    Selamat datang di NeoLiberalisme …..

    hloh, gak nyambung, bos

    ReplyReply
  13. mas stein
    3 June 2009 @ 10:21

    kalo nanti sampe si OMNI menang bisa jadi preseden buruk di negara kita, gimana nih lembaga konsumen? mosok sampeyan diem saja.

    ReplyReply
  14. natazya
    3 June 2009 @ 10:26

    nanti ah nulis ah bersama banyak keluhan2 lainnya skalian :D

    *kalo nulis satu postingan aja agak kurang punya pemahaman… nanti malah salah…

    ReplyReply
  15. ayay
    3 June 2009 @ 13:31

    diam malah smakin ngelunjak
    dikritik malah dihabisi….
    ????

    ReplyReply
  16. abdulhaq
    3 June 2009 @ 14:00

    Rumah Sakit Omni brengsek banget sih! APalagi hakim yang ngasih putusan. Gw semakin ga percaya sama rumah sakit di Indonesia….

    ReplyReply
  17. mariyam
    3 June 2009 @ 14:01

    Pihak OMNI saja yg keterlaluan.. terlalu membesar2kan. coba lihat di Kompas, di halaman surat dari pembaca.. setiap hari ada complain dari pembaca Kompas yang berkeluh kesah soal produk2 tertentu. masalah perbankan, atau kasus2 di supermarket besar.. tapi mereka (pihak produsen) tidak ada yang sampai ke jalur hukum.. malah beri penjelasan balik ke Kompas.. mudah2an Prita diberi kekuatan dan ketabahan.. dan lolos dari tuntutan.. kasihan anak2nya yng masih butuh kasih sayang sang ibu..

    ReplyReply
  18. bebek
    3 June 2009 @ 14:04

    memalukan sekali sikap pihak rumah sakit tsb

    ReplyReply
  19. Kebebasan Berpendapat « Deee’s Corner
    3 June 2009 @ 14:07

    [...] 3, 2009 · No Comments Sebelumnya saya tau berita ini dari blognya Om warm. Saya masih memahami secara garis besarnya saja. Kemudian tadi pas gi nonton tipi, saya baru liat [...]

  20. wibisono
    3 June 2009 @ 18:10

    apakah masih diperlukan kehadiran rumah sakit yang hanya berorientasi pada keuntungan sehingga menyingkirkan rasa kemanusiaan yang seharusnya menjadi sifat hakiki sebuah rumah sakit ?????

    ReplyReply
  21. indah
    3 June 2009 @ 18:37

    Kalau aku pribadi sih…gak mau deh ke rumah sakit mahal apalagi dengan embel international…hanya buang uang…fasiltas saja bedanya…kalau dokternya belum tentu lebih hebat daripada klinik murah. Karena aku pernah sakit yang sama ditangani oleh klinik mahal dan klinik murah malah dokternya lebih bagus yang murah…lebih care dan lebih pengalaman…so yang mahal gak jaminan…..

    Untuk saudari Prita….kita dukung 1000%…hanya orang tak berhati nurani yang bisa memenjarakan korban….Jeng Prita ini korban ya bukan pelaku kejahatan….

    Satu kata…Safe Prita…….!!!!

    ReplyReply
  22. Aap
    3 June 2009 @ 22:04

    Entah kapan hukum berpihak pada masyarakat kecil di negeri ini..! Untung sekarang berkat ekspos dimana2 mba prita sudah dirumah dan status tahanan kota…!

    ReplyReply
  23. nicky
    4 June 2009 @ 02:14

    apa sih RS OMNI, JANGAN DATENG SANA DEH, mana ada critanya pasien dipenjarain RUMAH SAKIT.. GILA AJA..

    Biasa lah dokter n rs kayak gitu, Dokter n RS baru nan mahal2 aja juga belum tentu baik pelayanannya, jadi harus mau dikritik donk.. (Red : gue en sodara n temen sering alami hal sedemikian berhub dengan dokter dan rumah sakit – sampe bingung pilih rumah sakit en dokter yang baek) Udah deh nggak usah cari kambing hitam untuk memberi kesan seakan-akan RS OMNI baik, semakin RS OMNI nuntut de el el, semakin jelek kesan n namanya n perlakuannya sama pasien (isa mikir dari sudut itu ngga sih???)

    kalo main pasal2an segera panggil pengacara, masak nulis beginian dipenjara sampe 3mgg..

    hancurkan RS Omni yess hahaha.. tar gue dipenjara lagi nulis begonoan wakakakaka..

    ReplyReply
  24. Bali Mouse
    5 June 2009 @ 01:46

    langkah yang salah memperlakukan pasien……

    ReplyReply
  25. latree
    5 June 2009 @ 10:20

    I joined the cause. I wrote bout it here
    and I pray for justice to stand beside Prita.

    I wish I could do more.

    ReplyReply
  26. warmorning
    5 June 2009 @ 22:49

    @ all
    dengan smua dukungan terhadap bu Prita,
    smoga makin membuka mata, dan hati para penindas yang slalu mengemukakan ego dan alasan yang lucu dan dibuat-buat,
    mereka mungkin lupa kalo do’a orang2 yg tertindas adalah kabul oleh-Nya..
    salut untuk smua dukungan dari kalian buat beliau …

    ReplyReply
  27. Heroe Tjondronegoro
    14 December 2009 @ 00:03

    JANGAN SAKITI HATI MASYARKAT

    Niat Omni mencabut gugatan terhadap Prita adalah bukanlah perkataan jujur, yang jelas OMNI sudah takut bangkrut, sebab cepat atau lambat banyak Pasiennya yang meninggalkan OMNI untuk bergabung dengan masyarakat, sebab perbuatan OMNI Hospital tidak saja menuntut Prita, tetapi juga menuntut ganti rugi ratusan juta terhadap Pasien lainnya yang belum bayar biaya rumah sakit serta pihak OMNI telah menyebabkan kebutaan salah satu pasien yang lahir ditempatnya;

    Yang jelas akibat kasus di Rumah Sakit OMNI tersebut Tuhan telah menurunkan hidayahnya dengan memberi keadilan kepada Prita melalui tangan masyarakat luas tanpa membedakan kasta atau golongan yang secara antusias menolak penindasan dengan cara mengumpulkan uang logam untuk membantu Prita;

    Maka oleh karena itu saran saya agar Prita jangan menyakiti hati masyarakat karena suara mereka adalah suara Tuhan, tetaplah melanjutkan perkara di Pengadilan, dan keadilan yang paling tepat adalah agar OMNI menghitung uang logam atau koin hingga tuntas, biar OMNI sadar kewajibannya adalah menyembuhkan orang sakit bukan membuat orang sakit, apalagi yang disakiti orang kecil, kan akibatnya sekarang OMNI Hospital kena tulahnya sendiri;

    ReplyReply

Share your thoughts







;)) :(( :D :grr: :) more »